Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2024

Terserah Judulnya Apa

    Jika waktu berputar kembali, aku hanya ingin bilang bahwa aku tidak ingin mengenalkmu. Bagiku hadirnya kamu dalam kehidupanku hanya bisa membuat aku tersakiti dan pada akhirnya hanya menyisakan luka yang dalam. Jika aku ingin bilang, aku benci pertemuan itu aku benci akan segala yang pernah kamu katakan yang pada akhirnya aku harus melihat kamu bahagia bersama orang lain.       Andai semua orang tahu, bagaimana perjuangan cintaku saat itu, saat kamu pergi dan kita menjalin hubungan LDR. Sebulan setelah kamu sukses, kamu begitu berubah. Rupanya memang ia, kamu sudah punya kekasih baru jauh sebelum kita resmi berpisah.  Hingga perpisahan itu tiba, aku pun masih belum menyangka bahwa cerita tiga tahun itu hanya sebuah wacana yang tidak pernah akan membuahkan hasilnya. Kalau aku ingin bilang, bahwa pemberianmu itu masih ada sampai hari ini. Rasa sakit hati dan kecewa masih terus menghantuiku meskipun aku sudah berusaha melupakanmu.  3 tahun sudah perpi...

Hadiah Dari Tuhan By Risna Ase

Hari ini jika Tuhan izinkan, aku ingin menulis tentang seseorang. Orang yang Tuhan telah pertemukan di tahun ini, tahun 2024. Mengapa 2024? Iyah, karena dia adalah orang pertama yang berhasil merenggut hatiku di tahun ini. Jujur sejak Januari hingga saat ini aku berada di Mei, baru dialah orang pertama yang berhasil membuatku merasakan kembali jatuh cinta. Ohya, aku lupa. Sedikit perkenalan aku adalah salah satu mahasiswa yang sedang mengikuti program kampus merdeka, khususnya Pertukaran Mahasiswa Merdeka Batch 4 di Universitas Padjadjaran, Bandung. Sejak Februari aku sudah menginjakkan kakiku di kota Paris Van Java ini. Yah, dan ketika aku menulis ini, aku sedang berada di Bandung. Tentang dia aku selalu menyebutnya hadiah dari Tuhan. Bukan tanpa alasan, aku menyebutnya demikian. Dia adalah seorang yang menurutku hadir di tengah keterpurukanku. Bahkan ketika air mataku jatuh malam itu saat aku berdoa kepada Tuhan. aku tidak pernah menyangka bahwa doaku langsung terkabul. Esoknya dia m...