Langsung ke konten utama

Selalu Ada Yang Tersembunyi

Selalu Ada Yang Tersembunyi  

Karya: Risna Ase


Dalam suasana itu, Rani tahu bahwa kedatangannya kini di hadapan Vino tidak ada artinya lagi. Kisah cintanya yang sudah ia pertahankan 5 tahun ini, harus ia ikhlaskan untuk kandas begitu saja, dengan situasi yang ia saksikan di depannya. Gadis berambut pirang kekuningan itu memeluk Vino dengan erat, serta berkali-kali memberikan kecupan hangat di bibir bergantian di pipinya. Sambil sesekali mengucapkan kata I love you.                                           

Rani hanya bisa terdiam menahan air matanya tanpa tahu mengatakan apa. Apakah ia harus pergi begitu saja atau memergoki perselingkuhan itu saat itu juga. Untuk saat ini, Rani hanya bisa terdiam. Perlahan air matanya jatuh menetes di kedua pipinya. Ia tak kuasa menahan tangis.                                                                                                                                

Setelah sekian lama berada disana, rani segera memutuskan untuk pergi meninggalkan vino dengan kekasih barunya itu di taman. Ia tidak menyangka bahwa cinta yang sudah ia pertahankan selama ini harus diikhlaskan begitu saja tanpa syarat dan kata. Tidak ada yang bisa membelanya sekarang. Hatinya hancur berkeping-keping. Perselingkungan itu memang nyata, dan untuk kali ini kecurigaannya tidak bisa dibantah lagi oleh Vino.                                                                                                                                                 

Rani beranjak ke teman tidur begitu sampai di rumahnya. Ia memeluk guling kesayangannya sambil terus bermandikan air mata. Foto-foto pajangan bersama Vino  di kamar itu ia hancurkan saat itu juga. Dirobeknya surat-surat cinta pemberian vino waktu awal mereka berpacaran. Tidak hanya itu, Rani juga segera membuang boneka kesayangannya, pemberian vino tiga tahun lalu waktu hubungan mereka berusia tiga tahun. Tanpa pikir panjang, boneka beruang berwarna coklat itu ia lepaskan sendiri di depan rumah menunggu tukang sampah yang akan mengangkutnya.

Pesan dari Rani:

“Kita sampai disini yah, aku udah tahu semua perlakuan kamu, dan kita akhiri hari ini juga”

Klik. Ia menekan tombol kirim berisikan pesan itu kepada Vino. Tanpa pikir panjang, Rani langsung memblokir kontak itu, dan menghapus kontak Vino saat itu juga. Ia ingin menghilang dari kehidupan cowo itu, setelah akhir-akhir ini ia sendiri tahu bahwa hubungan mereka sudah tidak baik-baik saja. Semuanya sudah hancur sejak satu tahun belakangan ini.         

Rani tahu bahwa semuanya memang harus berakhir senada dengan hubungan keduanya yang tidak pernah direstui keluarga Vino. Mereka adalah keluarga terpandang di kota, dan untuk bersaing dengan orang ternama seperti ayah Vino apalagi menjadi istri anaknya, tentu itu tidaklah mungkin. Hanya karena rasa sayangnya pada Vino, maka ia berusaha mempertahankan hubungan mereka hingga lima tahun ini. Tetapi untuk saat ini, semuanya sudah berakhir. Rani tahu bahwa perempuan itu adalah pilihan orang tua mereka yang pasti adalah pilihan yang terbaik.                                                                                              

Sore itu Rani baru saja keluar dari tempat prakteknya. Matanya berkaca-kaca saat melihat orang yang kini ada dihadapannya. Vino rupanya sudah terlebih dahulu datang menemuinya di tempat prakteknya. Melihat tampang Vino, Rani langsung memalingkan wajahnya.

“Aku udah tahu keinginanmu, aku minta maaf” ujarnya penuh penyesalan.

Tanpa menjawab apapun Rani segera bergegas melangkah pergi namun dengan cepat tangan Vino memegang erat jemarinya.

“ Maafkan saya Rani, saya ingin kita kembali”

“ Setelah semua yang telah kamu lakukan, dan sekarang minta maaf? Semuanya sudah terlambat. Aku ingin tetap pisah” Ujar Rani tegas.

“Baiklah, akan saya penuhi. Mulai sekarang aku tidak akan mengganggumu lagi. Aku harap kamu tetap bahagia”

“Iya, saya pastikan, saya bahagia” ujar Rani

Tanpa banyak berkata-kata, Rani segera pergi meninggalkan Vino yang masih termenung di tempatnya. Gadis itu segera memesan taksi online dan meninggalkan tempat prakteknya saat itu juga.

Dalam perjalanannya, rani terus menitikan air matanya, tanpa menyangka Vino masih terus datang menemuinya disaat dirinya ingin melupakan semua masalahnya. Rani tahu benar bahwa ini bukan pertama kalinya Vino melakukan perselingkuhan itu.

Ini sudah kesekian kalinya, namun gadis itu tetap bertahan.

“Kok kamu selalu keluar malam akhir-akhir ini, kenapa?” Tanya Rani suatu hari.

“Aku sibuk sayang, ayahku meminta aku untuk lembu di kantornya”

Rani hanya bisa mengangguk percaya dengan pernyataan itu. Namun semua kebohogannya terbongkar saat salah satu karyawan di kantor itu mengetahui Vino sedang jalan bareng teman perempuannya, yang ketika ditanya Vino mengaku bahwa itu adalah temannya. Namun bukan hanya sekalim. Kejadian itu berulang hingga Rani sendiri yang memergokinya.

Hari itu, ia sudah tidak tahan dengan perlakuan Vino. Meskipun teramat sakit, Rani memilih untuk menyerah datipada harus bertahan tapi tetap tersakiti.

 

 

 

                                                                                               

 

 

 

 

 

 

                                   

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TEKA IKU, KAMPUNG KECIL SERIBU CERITA

Sebuah Suara Dari Anak Muda Untuk Pelosok Desa Oleh: Risna Ase Secara geografis Teka Iku merupakan salah satu desa yang kecil terletak di Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka. Desa ini memiliki tiga dusun yakni Dusun Hubin Kloang, Dusun Hubin Natar dan Dusun Wolomude.   Desa Teka Iku memiliki potensi destinasi wisata yang masih kental baik itu wisata alam, wisata rohani, wisata sejarah mapun wisata budaya. Wisata-wisata tersebut terdiri atas wisata alam Ilin Goran, Wair Jeko dan Wair Gunit. Wisata sejarah yakni Lepo Mitan Teka Iku dan Watu Mahe Lepo Pitu, serta wisata rohani yakni Gua Maria Fatima. Secara budaya, masyarakat Desa Teka Iku masih memegang teguh kebudayaan adat antar belis. Rata-rata masyarakatnya bermata pencaharian sebagai petani dan tenun ikat. Selain potensi wisata yang dimiliki, Desa Teka Iku merupakan desa kelahiran pahlawan daerah yang dikenal di kalangan masyarakat Sikka secara luas yakni Moan Teka. Konon menurut cerita sejarah yang beredar, Moan Teka inilah ...

Namanya Patung Moan Teka Bukan Kuda Gerek

Patung Moan Teka Bagi masyarakat Kabupaten Sikka pasti sudah tidak asing lagi dengan taman yang satu ini. Ya Taman Patung Teka Iku. Taman yang terletak tepat di jantung kota Maumere tepat di  persimpangan Jalan Raja Don Thomas dan Jalan Ahmad Yani merupakan salah satu ikon bersejarah. Sambil bertunggangkan seekor kuda dan membawa sebuah pedang, Patung ini juga dikelilingi oleh sebuah kolam, sementara itu kaki depan kuda tersebut diangkat menghadap ke arah tenggara. Moan Teka adalah salah satu pahlawan lokal yang berjuang melawan dan mengusir penjajah. Patung itu menggambarkan betapa gagahnya seorang Moan Teka yang sedang menunggang seekor kuda, sambil membawa sebuah pedang. Kuda itu tampak sedang berjingkrak dan mengarah ke arah tenggara. Di sekeliling patung ini terdapat sebuah kolam yang saat ini tidak berfungsi. Selain itu dihiasi lampu taman dan tanaman hias. Taman Patung Moan Teka digunakan masyarakat Kabupaten Sikka baik anak-anak maupun orang dewasa sebagai tempat nongkrong....